Saat kita berbicara tentang dunia nyata, dunia yang sebenarnya, dunia yang bukan pemodelan maupun simulasi, bahwa tidak ada satu hal pun yang tidak terhubung dengan hal lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Melalui hubungan itulah tiap hal bisa saling berinteraksi, memberikan timbal balik, ataupun terjadi hubungan sebab akibat. Lalu, dari interaksi itu nantinya akan memunculkan suatu respon tertentu, entah sekecil apapun, dalam bentuk apapun.

Tidak berhenti di sana, efek dari interaksi itu akan membentuk sebuah rantai variabel panjang yang memiliki banyak percabangan. Kemudian variabel-variabel tersebut secara teratur saling berkaitan, sehingga menghasilkan sebuah pola dan membentuk totalitas. Seiring berjalannya waktu, hubungan antar variabel tersebut akan bermuara pada sebuah kestabilan. Hal itulah yang kini kita kenal dengan sistem.

Dari sini saja kita akan mampu memunculkan dua hal untuk disoroti. Pertama, bahwa tidak ada variabel apa pun yang berdiri sendiri di dunia ini. Karena pasti tiap hal memiliki hubungan dengan yang lainnya. Kedua, tidak ada hal yang benar-benar menjadi ujung pada sebuah rantai perhubungan, sebagai konsekuensi dari premis pertama tadi.

Ketika melakukan sebuah analisis permasalahan untuk mencari solusinya, perkara di atas selalu penting untuk disadari terlebih dahulu. Di dalam prosesnya, alangkah baik jika kita terlebih dahulu memandang segala hal secara holistik sebelum memutuskan untuk menggunakan sebuah solusi. Sehingga kita dapat mengamati pola hubungan yang terjadi antar variabelnya dan mengenali dampak yang akan terjadi apabila kita melakukan sebuah intervensi di dalam sistem tersebut melalui solusi yang kita pakai.

Namun sayang, terkadang proses ini tidak dilewati dengan cukup baik oleh beberapa orang. Terburu-buru dalam menentukan permasalahan utama, dapat berakibat solusi yang didapat mungkin saja bukan merupakan yang terbaik untuk diambil. Bukan saja usaha yang telah dilakukan tidak menelurkan dampak apapun, malah sangat mungkin akan terjadi hal yang tidak diinginkan, yaitu efek domino akibat variabel lain yang tidak sempat teridentifikasi sebelumnya.

Ditulis oleh Farhad Zamani